Dua Malam Pesta Miras Oplosan, 4 Pemuda di Subang Tewas

Rabu, 01 Februari 2017 | 16:28 WIB

Dua Malam Pesta Miras Oplosan, 4 Pemuda di Subang Tewas

Ilustrasi Keracunan

Domino1one.club, Subang – Empat pemuda warga Desa Kamarung, Kecamatan Pagaden, Subang, Jawa Barat, tewas setelah pesta minuman keras oplosan selama dua malam berturut-turut di tempat  berbeda. Tiga korban lainya mengalami keracunan dan tak sadarkan diri. Mereka masih di rawat di rumah sakit.

Keterangan yang dihimpun Tempo, Rabu, 1 Pebruari 2017, menyebutkan, keempat korban tewas tersebut bernama Arief Rahman, 20 tahun, tewas pada Selasa, 31 Januari 2017, jam 06.00; Deagan (20), meninggal di hari yang sama jam 18.00; Edi Sofyan (22), tewas pada hari yang sama jam 04.00; serta Rianto (20), tewas di hari yang sama jam 02.10. Mereka mengembuskan napas terakhirnya di rumah masing-masing di Kamarung.

Baca: Terima Suap Rp 100 Juta, Irman Gusman Dituntut 7 Tahun

Ada pun tiga korban lainnya, yakni Irvan, 21 tahun, Fajar, 21 tahun dan Andrian, 22 tahun masih menjalani perawatan serius di Rumah Sakit Ciereng, Subang. Korban lainnya, Iwan, 21 tahun juga masih menjalani perasaan intensif di rumah sakit Hasan Sadikin Bandung

Kepala Polres Subang, Ajun Komisaris Besar Yudhi Sulistianto Wahid berujar empat korban tewas  tersebut melakukan pesta minuman keras pada Sabtu dan Ahad malam, 28-29 Januari 2017.

Pesta miras pertama dilakukan di Kampung Wanakersa atau Blok Pusri, Kamarung. Sedangkan pesta kedua dilakukan di rumah Yeye di Kampung Sukajaya, Desa Sukamulya, Kecamatan Pagaden.

Simak: Rizieq Ajukan Praperadilan, Polisi Siapkan Pengamanan Sidang

“Keempat korban tewas dan tiga lainnya yang keracunan sama-sama menenggak  minuman keras bermerk Big-Bos beraroma Vodka yang diracik dengan suplemen Kuku Bima,” tutur Yudhi.

Minuman keras  tersebut, kata dia, dibeli dari seorang pemilik warung bernama Sihombing  di depan pasar Inpres Pagaden. Polisi belum menetapkan tersangka kasus minuman keras oplosan mematikan itu. “Sebab, yang menyebabkan kematian dan keracunan itu kan minuman oplosan racikan mereka sendiri,” ujar Yudhi.

Lihat: Rumah Orangtua Firza Husein Digeledah, Ini Barang yang Disita

Sedangkan Sihombing, kata Kapolres, hanya sebagai penjual Big-Bos yang diracik sendiri oleh para korban. Meski demikian Sihombing juga diperiksa. “Kami tanyakan apakah jualan minuman kerasnya punya izin atau tidak. Lokasi jualannya legal atau tidak,” imbuh Yudhi.

NANANG SUTISNA

Berita Bola Lainnya