Final Liga Europa: Ajax Andalkan Pemain Muda vs Manchester U

598616_620.jpg

Rabu, 24 Mei 2017 | 07:10 WIB

Final Liga Europa: Ajax Andalkan Pemain Muda vs Manchester United

Kapten Ajax, Davy Klaassen. (www.ibtimes.co.uk)

Domino1one.club, Stockholm -Mengandalkan pemain berusia rata-rata 21 tahun, Ajax berupaya menggagalkan raksasa Inggris Manchester United meraih Piala Liga Europa saat kedua klub berjibaku di Stockholm, Swedia Kamis dini hari, 25 Mei 2017.

Baca Juga: Perjalanan Manchester United dan Ajax ke Final Liga Europa 

Setelah finis sebagai runner up di Liga Belanda musim ini, juara 4 kali Liga Champions ini akan menjalani babak kualifikasi ke-3 Liga Champions musim depan.

Berikut profil tim muda Ajax.

Andre Onana

Kiper berusia 21 tahun ini tampil di 13 laga Liga Europa dan kebobolan 14 gol. Ini musim pertamanya sebagai pemilik punggung No.1. Pemain berkebangsaan Kamerun ini bergabung dengan Ajax sejak 2015 dari akademi Barcelona.

Joel Veltman

Tak satu pun pemain dari klub Amsterdam ini memiliki rata-rata tackles per laga Liga Europa musim ini lebih baik dibanding Veltmann, 25 tahun, yakni 3,6.

Davinson Sanchez

Sanchez, 20 tahun diincar Chelsea, Real Madrid dan Barcelona. Tak satu pun pemain klub papan atas Liga Belanda melakukan lebih banyak operan dibanding pemain asal Kolombia ini yang totalnya 2270.

Matthijs de Ligt

Matthijs de Ligt yang berusia 17 tahun akan menggantikan bek senior Nick Viergever yang terkena larangan bertanding. Dia telah bermain selama 705 menit di Liga Europa.

Jairo Riedeweld

Jairo Riedeweld, 20 tahun, memiliki keakuratan umpan tertinggi (89,3 persen) dibanding pemain Ajax lainnya di Liga Europa musim ini.

Davy Klaassen

Jika Manchester United ingin menang, mereka harus membatasi pergerakan kapten Davy Klaaseen, 24 tahun. Pemain incaran Everton ini terlibat dalam 32 gol Ajax – mencetak 20 gol dan memberikan 12 umpan – di semua kompetisi.

Lasse Schone

Di usia 30 tahun, Lasse Schone disebut kakek di tim muda Ajax. Gelandang Denmark ini tampil di lebih dari 100 laga sejak bergabung dari NEC Nijmegen pada 2012. Dia meraih penghargaan Pemain Terbaik dari Ajax pada 2014.

Hakim Ziyech

Hakim Ziyech, 24 tahun, tampil di musim perdana di Johan Cruyff Arena setelah dibeli dari FC Twente. Sebagai gelandnag, pemain asal Maroko ini rata-rata melakukan tiga tembakan per laga di Liga Europa, namun baru mencetak 2 gol.

Bertrand Traore

Dipinjam dari Chelsea, Bertrand Traore, 21 tahun, menjadi trio penyerang Ajax yang menarik. Hanya dua pemain – Giulano asal Zenit St. Petersburg dan Alex Pozuelo dari Genk’s – memiliki lebih banyak umpan (assists) dibanding pemain Burkina Faso ini yang telah mengoleksi 4 umpan.

Kasper Dolberg

Kasper Dolberg, 19 tahun, mungkin prospek terpanas di Ajax saat ini. Penyerang asal Denmark ini telah mencetak 23 gol di 47 pertandingan di musim pertamanya di Ajax. Musim ini dia menjadi pemain Muda terbaik Ajax dan memenangkan penghargaan Johan Cruyff Award sebagai pemain U-21 terbaik di Liga Belanda.

Amin Younes

Amin Younes, 23 tahun, adalahnya Paul Pogba-nya Ajax karena dia tampil di semua laga Liga Europa musim ini. Rata-rata dribble-nya 5,1 per laga di Liga Europa lebih tinggi dibanding pemian lainnya.

THE SUN | HOTMA SIREGAR

Berita Bola Lainnya