Open House JK, Warga Makassar Berdesakan, Ada yang Pingsan

619128_620.jpg

Selasa, 27 Juni 2017 | 20:26 WIB

Open House JK, Warga Makassar Berdesakan, Ada yang Pingsan

Petugas keamanan mengevakuasi seorang anak yang tidak sadarkan diri saat mengantre Open House di kediaman pribadi Wakil Presiden Jusuf Kalla di Makassar, 27 Juni 2017. ANTARA/Adwit B Pramono

Domino1one.club, Makassar — Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK melakukan kegiatan open house di kediamannya di Jalan Haji Bau Kota Makassar, Selasa 27 Juni. Seperti kegiatan tiap tahun usai Lebaran Idul Fitri, ribuan warga mulai mengantre sejak pukul 05.30 Wita dan nanti diijinkan masuk pada pukul 08.00 Wita.

Warga rela mengantre berjam-jam demi bertemu langsung dan berjabat tangan dengan JK serta istri, Mufidah Kalla. Namun karena begitu banyak warga sehingga banyak warga yang tak bisa bertemu dan berjabat tangan langsung dengan JK.

Baca: Open House Lebaran Anies-Sandi Dipadati Warga Jakarta

“Sebanyak 24 warga yang pingsan karena berdesak-desakan. Jadi ada beberapa yang harus mendapatkan perawatan,” kata Kata Kepala Dinas Kesehatan Makassar, Andi Naisyah Tun Azikin, Selasa 27 Juni.

Menurut Naisyah, pihaknya memang sudah menyiapkan posko kesehatan dalam acara open house. Itu untuk mengantisipasi jika warga pingsan karena mengantre. “Anak-anak datang mulai anak-anak sampai lansia. Dan lansia yang kerap mendapatkan perawatan karena biasanya ada yang belum sarapan, jadi pingsan,” kata Naisyah.

Baca: Bupati Ini Open House Idul Fitri di Rumah Nenek Jompo

Naisyah menambahkan bahwa jumlah petugas yang diturunkan untuk menjaga posko sebanyak 50 orang.

Sementara itu, salah satu warga yang tak sempat bertemu JK adalah Daeng Asi, 59 tahun. Warga Jalan Mongosidi itu berkeinginan bertemu JK, namun gagal. Padahal dia sudah datang sejak pukul 05.30 Wita.

Lebih lanjut, kata Naisyah, meski antrean sudah ditutup pada pukul 10.30 Wita masih banyak saja masyarakat Makassar yang datang. Bahkan masih sempat terjadi saling dorong dan tarik menarik. Selain berjabat tangan, Wapres JK juga membagikan sedekah berupa uang Rp 50 ribu untuk anak-anak dan Rp 100 ribu bagi orang dewasa.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengutarakan kegiatan ini bentuk silaturahmi dengan masyarakat Sulawesi Selatan. “Alhamdulillah berjalan dengan lancar,” kata JK melalui Juru bicara Husain Abdullah.

DIDIT HARIYADI

Berita Bola Lainnya