Indonesia Open: Inspirasi Kehebatan Prannoy adalah Taufik Hi

Kamis, 15 Juni 2017 | 20:18 WIB

Indonesia Open: Inspirasi Kehebatan Prannoy adalah Taufik Hidayat

Selebrasi pemain India, Prannoy Haseena Sunil saat bertanding melawan pemain bulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei pada Kejuaraan BCA Indonesia Open 2017 di JCC Senayan, Jakarta, 15 Juni 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Domino1one.club, Jakarta – Pebulutangkis tunggal putra India, Prannoy Haseena Sunil Kumar, yang mengalahkan unggulan pertama, Lee Chong Wei, asal Malaysia di turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2017 mengaku dirinya terinspirasi gaya bermain Taufik Hidayat.

Bagi Prannoy, Taufik layaknya mentor pribadi dia ketika mulai bermain bulu tangkis. Dia mengaku selalu mengikuti pertandingan mantan pebulu tangkis terbaik Indonesia dan dunia tersebut.

“Taufik salah satu idola saya, ketika saya mulai bermain bulu tangkis, dia yang paling sering saya saksikan pertandingannya baik dari siaran langsung atau dari rekaman pertandingan,” kata Prannoy selepas menumbangkan Lee, Jakarta, Kamis 15 Juni.


Taufik Hidayat (AP)

Baca: Indonesia Open: Suporter Keluhkan Mahalnya Harga Tiket

Dalam pertandingan putaran dua Indonesia Open 2017, Pranoy mengalahkan Lee dua game langsung dengan skor 21-10, 21-18 dalam pertandingan berdurasi 40 menit di Plenarry Hall Jakarta Convention Centre (JCC).

Dalam pertarungan itu, pemain India yang memang dilatih mantan pelatih Taufik, Mulyo Handoyo, beberapa kali memamerkan kemampuannya melakukan backhand smash yang kerap diperagakan oleh Taufik Hidayat ketika dirinya masih aktif menjadi atlet bulu tangkis.

“Saya hanya berusaha belajar bagaimana menyamai cara mainnya Taufik yaitu backhand smash, karena memang saya memimpikan bagaimana caranya sehebat dia dan saya senang saya cukup bisa melakukannya,” kata Prannoy.

 

Baca: Indonesia Open: Lee Chong Wei dan Jorgensen Tersungkur

Selepas menumbangkan Lee Chong Wei, pemain India tersebut akan menghadapi pemenang pertandingan antara Jonatan Christie dan Chen Long.

“Saya pikir hasil undian turnamen Indonesia Open kelihatan susah, selanjutnya akan bertemu Jonatan atau Chen Long saya belum tahu cara bermain mereka, saya hanya fokus pada pertandingan selanjutnya, dan berusaha menjadi lebih agresif,” kata Prannoy.

ANTARA

Berita Bola Lainnya