Jerman vs Prancis, Begini Adu Strategi Kedua Tim

Kamis, 07 Juli 2016 | 12:32 WIB


Jerman vs Prancis, Begini Adu Strategi Kedua Tim

Aksi penyelamatan penjaga gawang timnas Jerman, Manuel Neuer saat drama adu penalti dalam babak perempat final Piala Eropa melawan Italia di Bordeaux, Perancis, 3 Juli 2016. Dalam aksinya, Manuel berhasil menggagalkan tendangan penalti dari pemain timnas Italia, Graziano Pelle, Leonardo Bonucci, dan Matteo Darmian. REUTERS/Kai Pfaffenbach

Domino1one.club, Jakarta – Jerman akan menghadapi Prancis dalam laga semi final Euro 2016 Jumat dinihari nanti. Bek legendaris Jerman, Lothar Mattheus, menghimbau skuad Panser untuk mewaspadai pergerakan penyerang Antoine Griezmann.

Skuad asuhan Joachim Low menghadapi masalah karena sejumlah pemainnya tak bisa tampil dalam laga itu. Jerman akan tampil tanpa kehadiran bek andalannya Mats Hummels, penyerang Mario Gomez, serta gelandang bertahan Sami Khedira.

Dengan kondisi lini belakang Jerman yang sedikit pincang, menurut Mattheus, Griezmann bisa sangat membahayakan. Pemain Atletico Madrid yang biasanya beroperasi di belakang penyerang utama itu, menurut dia sangat mungkin membuat gelandang bertahan Bastian Schweinsteiger kewalahan karena kecepatannya. Maklum, Schweinsteiger sudah berumur dan tak lagi memiliki kecepatan seperti di masa jayanya.

Kondisi itu bisa sangat berbahaya karena Griezmaan akan memberikan umpan-umpan berbahaya kepada Olivier Giroud yang akan diplot pelatih Prancis, Didier Deschamps sebagai penyerang utama.

“Giroud sangat senang bermain melawan Jerman dan dia bisa membuat Griezmann lebih berbahaya. Ketika Griezmann bermain melebar dia bisa masuk ke tengah kotak pinalti. Tetapi jika Griezmann berada dekat dengan Giroud, dia akan sangat hidup di area pinalti,” ujarnya.

Karena itu, Mattheus menyarangkan Low untuk menurunkan bek Shkodran Mustafi ketimbang Benedict Howedes untuk menggantikan peran Mats Hummels. Menurut dia Mustafi lebih lincah untuk mengawal pergerakan Griezmann ketimbang Howedes.

Adu strategi antar kedua pelatih juga akan menjadi tontonan yang seru. Menurut Matheus, Jerman akan tetap mempertahankan gaya permainannya yang mendominasi penguasaan bola, sementara Prancis akan bermain sedikit lebih bertahan dan mengeksploitasi kecepatan pemainnya untuk melakukan serangan balik.

Kunci permainan Prancis, lanjutnya, berada di kaki Paul Pogba. Gelandang serang enerjik itu dipastikan akan bermain agresif memotong bola di lini tengah untuk melancarkan serangan kejutan. Karena itu, pertarungan lini tengah akan sangat ketat antara Pogba melawan Toni Kroos.

THE SUN | FEBRIYAN

Berita Bola Lainnya

  • Bintang Liverpool Kecam MU dan MourinhoBintang Liverpool Kecam MU dan Mourinho Domino1one.club, Liverpool- Gelandang Liverpool Emre Can turut prihatin dengan nasib buruk yang dialami Bastian Schweinsteiger. Can menilai mantan rekan setimnya di timnas Jerman itu […]
  • Deschamps Memburu Rekor di Final Euro 2016Deschamps Memburu Rekor di Final Euro 2016 Domino1one.club, Paris - Didier Deschamps memburu rekor di Final Euro 2016. Legenda Tim Ayam Jantan ini coba menuliskan sejarah baru sebagai pemain dan pelatih yang mampu memberikan […]
  • Neuer Tak Ragukan Kualitas Striker JermanNeuer Tak Ragukan Kualitas Striker Jerman Domino1one.club, Munich - Kapten Timnas Jerman Manuel Neuer mengaku tak pernah meragukan kualitas lini depan timnya. Namun demikian, ia sangat sedih Mario Gomez akan absen saat Der […]
  • Griezmann Borong Dua Gelar di Euro 2016Griezmann Borong Dua Gelar di Euro 2016 Domino1one.club, Paris - Penyerang Prancis, Antoine Griezmann memborong dua gelar di Piala Eropa 2016. Selain meraih gelar top scorer, dia juga terpilih sebagai pemain terbaik turnamen […]
  • PHOTO: Jerman Permalukan Norwegia 6-0 di Kualifikasi Piala DPHOTO: Jerman Permalukan Norwegia 6-0 di Kualifikasi Piala D PHOTO: Jerman Permalukan Norwegia 6-0 di Kualifikasi Piala Dunia - Bola Domino1one.clubPenyrang Jerman, Mario Gomez (tengah) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Norwegia pada […]