Mahkota Juara Liga Inggris Milik Leicester City

Domino1one.club, Leicester City – Perjalanan mengarungi 36 laga di Liga Inggris berakhir bahagia buat Leicester City. Leicester menjadi kampiun Liga Inggris musim ini tanpa harus menunggu hingga laga terakhir.

The Foxes keluar sebagai juara berkat bantuan Chelsea. Selasa dinihari WIB tadi, The Blues menahan imbang Tottenham Hotspur 2-2. Mustahil bagi The Lily Whites mengejar selisih tujuh poin sang pemuncak klasemen di dua pertandingan sisa. Tottenham yang duduk di peringkat dua maksimal hanya mengemas 6 poin.

Pelatih Leicester, Claudio Ranieri memuji kerja keras seluruh komponen di dalam tim, termasuk pemilik, pemain dan staff. Pelatih asal Italia ini tidak pernah membayangkan bakal menaklukkan liga paling kompetitif di dunia ini. Padahal, Leicester termasuk tim dengan budget yang minim. Leicester hanya menghabiskan 12 juta poundsterling untuk belanja pemain.

Leicester City

“Saya tidak pernah membayangkan (merebut juara) ketika baru tiba di sini. Saya orang yang pragmatis. Saya hanya ingin, tim menang di setiap laga dan pemain terus menunjukkan kemajuan di setiap pekan,” ujar Ranieri.

Meski acara seremonial baru dirayakan setelah laga terakhir kontra Chelsea, Ratusan fans The Foxes sudah menyerbu rumah Vardy untuk merayakan gelar juara. Mereka datang untuk nonton bareng duel Chelsea melawan Tottenham.

Sama seperti Ranieri, Vardy terkejut bisa mengangkat trofi lambang supremasi sepak bola di Inggris. Pertama kali sepanjang sejarah berdirinya klub, Leicester menjadi juara Premier League. Pencapaian terbaik Leicester terjadi di musim 1928 / 29. Ketika itu, Leicester menempati posisi runner-up.

Jamie Vardy rayakan gelar juara

“Ini prestasi terbesar dalam sejarah klub dan kami semua merasa terhormat menjadi bagian dari prestasi ini. Pencapaian ini terasa spesial, karena kami meraihnya dengan dengan pemuda.”

Pundi-pundi uang Menggelembung

Tampil sebagai juara Liga Inggris, pund-pundi uang Leicester bakal menggelembung. Dilansir dari BBC Sport, tim yang bermarkas di King Power Stadium ini bakal mendapatkan suntikan dana sebesar 150 juta poundsterling atau sekira Rp 2,8 triliun. Hadiah tersebut dari berasal dari sponsor dan hak siar televisi.

Nominal hadiah Leicester semakin gemuk dari pendapatan uang tiket dan penjualan tiket di hotel-hotel. Demikian analisis Repucom, selaku firmal analis data olahraga sebagaimana dikutip dari BBC Sport.

Dan, sedikit yang memperdiksi, Leicester bakal merebut gelar. Faktanya, para petaruh hanya berani memasang Leicester juara musim 2015/16 dengan kemungkinan 1/5000.

Terima Kasih pada Chelsea

Leicester pun patut berterima kasih pada Chelsea dan Eden Hazard. Chelsea sukses menahan Tottenham dengan skor 2-2 di Stamford Bridge. Gol penyeimbang Hazard di menit akhir menjadi mimpi buruk bagi Tottenham.

Chelsea Vs Tottenham

The Lily Whites harus memberikan gelar juara pada Leicester. Andai sukses mengalahkan Chelsea, Tottenham masih berpeluang merebut title di 2 laga sisa karena sebelumnya Leicester bermain imbang di kandang Manchester United, Old Trafford.

Hasil imbang ini terasa mengecewakan, sebab Tottenham sudah memimpin 2-0 di babak pertama. “Saya ingin mengucapkan selamata kepada Leicester dan Claudio Ranieri. Terutama untuk pemain dan suporter mereka. Sangat mengecewakan, karena kami sebenarnya juga berada di jalur juara,” ujar Pochettino ikhlas.

Berita Bola Lainnya