Profil Persela: Menanti Tusukan Laskar Joko Tingkir

Domino1one.club, Jakarta – Persela Lamongan kerap dipandang sebelah mata oleh tim-tim elite Indonesia. Wajar saja, sebab Persela belum pernah memenangkan kompetisi sepak bola di Indonesia. Prestasi terbaik Persela hanya berada di posisi keempat pada Liga Super Indonesia (ISL) 2011/12.

Namun pada ISL 2014, klub berjuluk Laskar Joko Tingkir itu menjelma menjadi tim yang wajib diwaspadai. Mereka berhasil melangkah ke babak delapan besar setelah finis di posisi keempat di Wilayah Timur dengan mengemas 28 poin.

Sayangnya, Persela tak bisa banyak bicara di babak delapan besar. Mereka hanya meraih satu poin dan belum bisa menyaingi kekuatan Persipura Jayapura dan Arema Cronus.

Menghadapi Torabika Soccer Championship 2016 Presented by IM3 Ooredoo, Laskar Joko Tingkir ingin berbicara banyak. Manajemen tim menunjuk mantan pelatih Timnas Myanmar U-23 dan Mitra Kukar, Stefan Hansson untuk menangani Persela.

Datangnya Stefan Hansson membuat Laskar Joko Tingkir melakukan evaluasi besar-besaran. Meski demikian, usaha Persela masih belum menemukan titik terang. Dari empat laga uji coba, Persela menelan dua kekalahan dan dua hasil imbang.

Masih terlalu dini bila menyimpulkan kekuatan Laskar Joko Tingkir. Sebab, masih ada delapan hari lagi untuk membenahi tim sebelum Torabika Soccer Championship 2016 Presented by IM3 Ooredoo dilangsungkan.

Latihan Persela (Domino1one.club/Helmi Fithriansyah)

“Pembenahan mental harus diperbaiki karena kami meraih hasil yang kurang memuaskan dalam empat laga terakhir. Skill dan mental individu pemain harus diperbaiki,” ujar asisten pelatih Persela, Didik Ludiyanto saat dihubungi Domino1one.club.

Ludiyanto mengatakan, semua persiapan Persela jelang kompetisi yang dibuat oleh PT Gelora Trisula Semesta itu sangat baik. Terlebih lagi, empat pemain asing yang telah dikontrak Persela semakin padu dengan bintang lokal.

Laskar Joko Tingkir mengontrak tiga pemain non Asia, yakni Herman Dzumafo Epandi, Kristian Adelmund, dan Jose Antonio Galan Pedrosa. Satu pemain asing lainnya berasal dari Asia atau lebih tepatnya Lebanon, yakni Muhammad Kdouh.

“Kami pilih Dzumafo karena dia memiliki postur yang tinggi. Dia juga sudah lama di Indonesia dan sangat bagus dalam penguasaan bola. Pokoknya, kemampuan semua pemain asing yang kami pilih itu lebih bagus dari pemain lokal,” kata Didik.

Meski membanggakan pemain asing rekrutannya, bukan berarti Persela melupakan bakat-bakat lokal. Didik menjanjikan bakal ada pemain lokal Laskar Joko Tingkir yang bersinar di Torabika Soccer Championship 2016 Presented by IM3 Ooredoo.

Sudah menjadi kebiasaan khusus bagi Persela dalam menciptakan pemain bintang. Laskar Joko Tingkir adalah tim yang membesarkan nama-nama bintang top Indonesia, seperti Choirul Huda, Samsul Arif hingga Gustavo Lopez.

“Saya yakin kami bisa menciptakan pemain lagi seperti Samsul Arif atau Fandi Eko. Tapi harus sabar dulu, kami belum bertanding. Ada banyak pemain lokal yang punya talenta bagus di sini,” ujarnya.

Persela menyiapkan 25 pemain untuk tampil di Torabika Soccer Championship 2016 Presented by IM3 Ooredoo.

Berikut prediksi starting line up Persela
Formasi (4-2-3-1):
Choirul Huda; Kasrun, Djayusman, Adelmund, Victor Pae; Jose Galan, Jusmadi, Steven Embiri, Muhammad Kdouh, Zulvin Zamrun; Herman Dzumafo

Berita Bola Lainnya