Yussuf Poulsen, Putra Pelaut Muslim yang Jadi Pahlawan Denma


Sayangnya Poulsen kecil hanya sebentar merasakan kasih sayang dari sang ayah. Ayah Poulsen meninggal dunia saat pemilik tinggi 193 cm itu baru berusia enam tahun karena sakit kanker.

Meski meninggalkan Poulsen di usia belia, sang ayah meninggalkan warisan berharga bernama sepak bola. Ya, Poulsen pertama kali mengenal sepak bola dari ayahnya.

“Dia yang membawa saya ke sepakbola untuk pertama kalinya, dan dia memainkan permainan,” kata Poulsen tahun 2015 lalu. Untuk menghormati jasa besar ayahnya, Poulsen memilih mengganti nama di kaos tandingnya menjadi Yurary.

Karena ayahnya berasal dari Tanzania, Poulsen sebenarnya juga bisa memperkuat negara Afrika tersebut. Namun untuk karier internasional, Poulsen lebih memilih membela negara asal ibunya, Denmark.

Berita Bola Lainnya